Jumat, 17 Februari 2012

80 Persen Orang Indonesia Pernah Terpapar Kuman TB

Jakarta, Di tahun 2011, Indonesia menempati urutan ke-9 dengan penderita kasus TB (tuberkulosis) baru terbanyak di dunia. Bahkan, 80 persen masyarakat Indonesia pernah terpapar kuman TB meski tidak semuanya langsung merasakan sakit.

Tuberkulosis (TB) termasuk penyakit infeksi menular yang sangat mudah menular melalui udara dan menyerang penderita yang umumnya golongan usia produktif. Di Indonesia sendiri, TB adalah penyakit infeksi pembunuh nomor satu.

"Sebenarnya, hampir semua orang pernah terpapar kuman TB. 80 persen orang Indonesia sudah terpapar kuman TB, tapi tidak semua yang berkembang menjadi sakit," ujar Dyah Erti Mustikawati, Kasubdit P2TB Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemkes, disela-sela acara temu media di Gedung Kemenkes Kuningan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Menurut Dyah, jarak antara pertama kali orang terpapar kuman TB hingga menjadi sakit TB sangat bervariasi dan tergantung kondisi tubuh masing-masing, ada yang 2 bulan atau hingga bertahun-tahun lamanya.

"Ada yang terpapar waktu kecil baru jadi sakit TB waktu dewasa atau sudah lansia, ini tergantung masing-masing orangnya. Ada juga yang baru jadi sakit TB setelah menderita penyakit diabetes atau HIV. Kita nggak akan tahu kapan kita terpapar karena mudah menular dan belum ada gejala kalau belum sakit," lanjut Dyah.

Untuk itu, cara terbaik adalah dengan mencegah kuman TB yang kemungkinan masih 'tidur' menjadi bangkit dan menyebabkan penyakit TB. Ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain:

  1. Mencukupi asupan makanan dengan gizi seimbang
  2. Menjaga kondisi tubuh agar tidak terkena penyakit imunologi atau penyakit menular seperti HIV
  3. Mencegah agar tidak terkena penyakit degeneratif seperti diabetes
  4. Hindari dan stop merokok

"Data menunjukkan kaitan antara penyakit menular dan degeneratif dengan TB cukup besar. Sekitar 2 sampai 3 persen orang yang menderita TB juga menderita HIV, dan 50 persen orang yang menderita HIV juga menderita TB," tutur Dyah.

0 komentar:

Posting Komentar